Profil MI Sudirman Kemetul Tahun 2026
ABSTRAK
Madrasah Ibtidaiyah (MI) Sudirman Kemetul
merupakan salah satu lembaga pendidikan Islam yang tumbuh dari semangat
kebersamaan masyarakat Desa Kemetul, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang.
Sejak awal berdirinya pada akhir tahun 1970-an, madrasah ini menjadi wujud
nyata kepedulian warga terhadap pentingnya pendidikan agama yang berpadu dengan
ilmu pengetahuan umum.
Perjalanan
MI Sudirman Kemetul bermula dari kegiatan belajar sederhana di pendopo desa.
Dengan penuh pengorbanan, para perintis seperti Bapak Karis dan Mbah Sutomo
mendirikan bangunan dari gedek (anyaman bambu) di atas tanah milik Mas Sunoto.
Meski sarana yang ada sangat terbatas, semangat guru-guru pertama, di antaranya
Mbah Sutomo dan Ibu Marmi, telah menjadi fondasi kuat dalam meletakkan dasar
pendidikan di madrasah ini.
Seiring
waktu, dukungan masyarakat melalui semangat gotong royong menjadikan bangunan
bambu sederhana itu berkembang menjadi gedung permanen. Dari ruang belajar
seadanya, kini MI Sudirman Kemetul menjelma menjadi lembaga pendidikan yang
lebih modern dengan fasilitas memadai. Prestasi siswa pun mulai tampak sejak
lulusan pertama, yang berhasil meraih nilai tertinggi se-Kecamatan Susukan,
sehingga mengukuhkan kepercayaan masyarakat terhadap keberadaan madrasah.
Upaya
peningkatan mutu terus dilakukan melalui berbagai proses akreditasi, hingga
pada tahun 2022 MI Sudirman Kemetul meraih Akreditasi B dengan nilai 85. Hal
ini merupakan bukti konsistensi dalam menjaga kualitas penyelenggaraan
pendidikan.
Visi madrasah yang menjadi arah pengembangan adalah:
“Terwujudnya
madrasah yang amanah, berprestasi, berpengetahuan luas, dan berwawasan global.”
Visi tersebut diwujudkan melalui misi pembentukan karakter Islami,
penyelenggaraan pembelajaran yang disiplin dan inovatif, pengembangan
keterampilan melalui kegiatan intra dan ekstrakurikuler, serta pembekalan
literasi dan wawasan global kepada peserta didik.
Pada tahun ajaran 2025/2026, MI Sudirman Kemetul memiliki enam ruang kelas
permanen, didukung tenaga pendidik profesional lulusan S1 dan S2, serta
berbagai program unggulan, seperti Tahfidz Juz 30, Qiro’ah, Taekwondo, Pramuka,
Drumband, dan Rebana. Jumlah siswa yang terus meningkat hingga 87 peserta didik
menjadi bukti nyata kepercayaan masyarakat yang semakin kuat.
Sejarah
panjang MI Sudirman Kemetul adalah kisah tentang perjuangan, pengabdian, dan
doa yang terwujud dalam karya nyata. Dari bangunan sederhana berbahan bambu
hingga menjadi madrasah yang diakui kualitasnya, lembaga ini terus berkomitmen
mencetak generasi Islami yang berilmu, berakhlak mulia, dan siap menghadapi
tantangan zaman dengan wawasan yang luas dan global.
BAB I
SEKILAS PANDANG SEJARAH BERDIRINYA
MI SUDIRMAN KEMETUL
Madrasah Ibtidaiyah (MI) Sudirman Kemetul merupakan lembaga pendidikan
Islam di Desa Kemetul, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, yang berdiri pada
akhir tahun 1970-an. Lahir dari semangat masyarakat untuk menyediakan
pendidikan berbasis agama dan umum, madrasah ini bermula dari kegiatan belajar
sederhana di pendopo desa, kemudian berkembang menjadi bangunan permanen
melalui gotong royong warga.
A.
Perintis dan Pendirian
Guru pertama adalah Mbah Sutomo yang mengajar kelas I, dibantu
oleh Ibu Marmi yang sebelumnya mengabdi di Taman Kanak-kanak. Dalam
perkembangannya, hadir pula tenaga pendidik lain seperti Bapak Slamet Jati,
Ibu Mariyamah, Bapak Jadi, Bapak Basir, Bapak Rohmat, dan Bapak Marno.
Mereka mengajar dengan penuh keikhlasan, bahkan beberapa di antaranya tinggal
di madrasah untuk memastikan kegiatan belajar berjalan dengan baik.
B.
Perkembangan Madrasah
Bangunan madrasah yang awalnya berdinding bambu berangsur-angsur
diperbaiki melalui swadaya masyarakat. Melalui kerja bakti bersama, gedung dari
gedek diganti menjadi papan, hingga akhirnya berdiri bangunan permanen yang
lebih kokoh. Hal ini mencerminkan semangat gotong royong dan kebersamaan masyarakat
Desa Kemetul dalam memperjuangkan pendidikan Islam.
Pada tahap awal, MI Sudirman Kemetul masih menginduk pada sekolah lain
dalam pelaksanaan ujian akhir. Namun berkat dedikasi guru-guru, terutama
melalui bimbingan tambahan yang dilakukan Mbah Sutomo, para siswa mampu
menunjukkan prestasi gemilang. Bahkan, lulusan pertama madrasah ini berhasil
meraih nilai tertinggi se-Kecamatan Susukan, yang kemudian semakin menguatkan
kepercayaan masyarakat terhadap eksistensi MI Sudirman Kemetul.
C.
Perjalanan Akreditasi
Dalam rangka peningkatan
mutu pendidikan, MI Sudirman Kemetul secara bertahap mengikuti proses
akreditasi. Berikut capaian hasil akreditasi yang telah diperoleh:
|
No. |
Tahun |
Hasil
Akreditasi |
|
1 |
1990 |
Akreditasi
pertama (belum terdata nilai resmi) |
|
2 |
1995 |
Akreditasi C |
|
3 |
2000 |
Akreditasi C |
|
4 |
2005 |
Akreditasi C |
|
5 |
2010 |
Akreditasi B (Nilai 83) |
|
6 |
2015 |
Akreditasi B (Nilai 83) |
|
7 |
2020 |
Akreditasi daring
(piloting project), tertunda karena pandemi Covid-19 |
|
8 |
2022 |
Akreditasi B (Nilai 85) |
Peningkatan akreditasi ini
menunjukkan adanya konsistensi dalam menjaga dan meningkatkan kualitas
penyelenggaraan pendidikan di MI Sudirman Kemetul.
D.
Kepemimpinan Madrasah
Seiring perjalanannya, MI
Sudirman Kemetul dipimpin oleh sejumlah kepala madrasah yang memberikan
kontribusi besar dalam pengembangan lembaga. Adapun daftar kepala madrasah dari masa ke masa adalah sebagai berikut:
|
No. |
Nama
Kepala Madrasah |
Masa
Jabatan |
|
1 |
Bapak Sutomo |
1978–1980 |
|
2 |
Bapak Sutarto |
1980–1983 |
|
3 |
Bapak Basir, BA |
1993–2010 |
|
4 |
Bapak Adib Jauhar,
S.Pd.SD |
2010–2022 |
|
5 |
Bapak Slamet Umar, M.Pd. |
2022–sekarang |
Kepemimpinan yang silih
berganti ini membawa warna tersendiri dalam perkembangan madrasah, namun satu
tujuan yang tetap dijaga adalah mencetak peserta didik yang berilmu, berakhlak,
dan berdaya saing.
E.
Kondisi Madrasah Saat Ini
Hingga tahun ajaran
2025/2026, MI Sudirman Kemetul telah berkembang menjadi madrasah yang modern
dengan fasilitas memadai, di antaranya:
- Memiliki 6 ruang kelas permanen, ruang guru,
ruang kepala, gudang, dan WC.
- Didukung tenaga pendidik profesional, lulusan
S1 dan S2, serta telah bersertifikat pendidik.
- Menyelenggarakan program unggulan seperti Tahfidz
Juz 30, Qiro’ah, Taekwondo, Pramuka, Drumband, dan Rebana.
- Jumlah peserta didik terus meningkat hingga
mencapai 87 siswa.
- Aktif meraih prestasi baik di tingkat
kecamatan, kabupaten, maupun nasional.
F.
Penutup
Sejarah
panjang MI Sudirman Kemetul merupakan bukti nyata bahwa keberadaan madrasah ini
lahir dari perjuangan, keikhlasan, dan semangat gotong royong masyarakat Desa
Kemetul. Dari sebuah bangunan sederhana berbahan bambu, kini MI Sudirman
Kemetul telah menjelma menjadi madrasah yang diakui kualitasnya dengan
akreditasi B, serta mampu berkontribusi nyata dalam mencetak generasi Islami
yang berilmu dan siap menghadapi tantangan zaman.
BAB II
VISI, MISI, DAN TUJUAN MI SUDIRMAN KEMETUL
Visi:
“Terwujudnya madrasah yang amanah, berprestasi, berpengetahuan luas, dan
berwawasan global.”
Indikator Visi:
1. Terciptanya lingkungan madrasah yang amanah, jujur, dan bertanggung jawab.
2. Tercapainya prestasi akademik maupun non-akademik peserta didik.
3. Peserta didik, guru, dan seluruh warga madrasah memiliki pengetahuan luas.
4. Madrasah terbuka terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan
globalisasi.
Misi:
1. Menjadikan Nabi Muhammad sebagai uswatun hasanah.
2. Melaksanakan kewajiban Islam dalam kehidupan sehari-hari.
3. Menyelenggarakan pembelajaran yang disiplin, efektif, dan inovatif.
4. Mengembangkan prestasi dan keterampilan melalui intra/ekstrakurikuler.
5. Membekali peserta didik dengan literasi dan wawasan global.
Tujuan:
1. Mewujudkan peserta didik yang beriman, berakhlak mulia, dan berkarakter
Islami.
2. Menghasilkan lulusan yang berprestasi, berpengetahuan luas, dan berdaya
saing.
3. Menumbuhkan budaya disiplin, kerja keras, dan tanggung jawab dalam proses
pembelajaran.
4. Meningkatkan keterampilan peserta didik melalui kegiatan intra dan
ekstrakurikuler.
5. Membentuk warga madrasah yang literat, adaptif, dan siap menghadapi
tantangan global.
BAB III
DATA MADRASAH, SARANA PRASARANA, DAN ANALISIS SWOT
Identitas Madrasah, Sarpras, SWOT, Program Unggulan Lokal & Global,
serta data guru, siswa, dan prestasi akan dimasukkan dari dokumen sumber yang
telah diberikan. Bagian ini memuat uraian tabel dan narasi panjang yang
meliputi:
- Data identitas madrasah (nama, alamat, status, akreditasi, yayasan,
kepala, komite, dll.)
- Data kepemilikan lahan dan sarana prasarana
- Analisis SWOT internal dan eksternal
- Program unggulan lokal (Tahfidz & Qiro’ah), global (Taekwondo),
dan madrasah (Pramuka, Rebana, Drumband, Tartil)
- Data guru dan tenaga kependidikan
- Data siswa, alumni, dan prestasi
- Kemitraan dengan berbagai pihak
BAB IV
RENCANA KERJA TAHUNAN MADRASAH (RKTM) DAN RKAM
Bagian ini memuat rencana strategis madrasah, baik dalam aspek akademik
maupun non-akademik, dengan tujuan penguatan mutu pendidikan, peningkatan
sarana prasarana, pengembangan program unggulan, serta optimalisasi peran guru,
siswa, dan masyarakat. Rencana kerja tahunan dan rencana kerja anggaran
madrasah disusun berdasarkan analisis kebutuhan serta evaluasi diri madrasah.
BAB V
PENUTUP
Demikian Profil Madrasah Ibtidaiyah Sudirman Kemetul ini disusun sebagai
dokumen resmi yang memuat sejarah, visi-misi, sarana prasarana, prestasi, SWOT,
program unggulan, serta rencana kerja madrasah. Penyusunan profil ini
diharapkan dapat menjadi sarana informasi bagi masyarakat, orang tua, serta
seluruh pemangku kepentingan yang peduli terhadap pengembangan pendidikan Islam
di wilayah Kecamatan Susukan.
Segala bentuk kritik, saran, dan masukan sangat
diharapkan guna penyempurnaan dokumen ini. Semoga Allah SWT senantiasa
memberikan rahmat dan ridho-Nya, serta menjadikan MI Sudirman Kemetul sebagai
lembaga pendidikan yang amanah dalam mendidik generasi penerus bangsa yang
berakhlakul karimah, cerdas, dan berwawasan global.